Pengaruh Stres Kerja terhadap Risiko Kecelakaan Lalu Lintas dengan Tingkat Konsentrasi SDM Sebagai Variabel Mediasi

Authors

  • Istiyaningrum Kemala Sari Universitas Widyatama, Bandung, Indonesia
  • Anton Budi Santoso Universitas Widyatama, Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jemsi.v8i1.9461

Keywords:

Stres Kerja, Tingkat Konsentrasi SDM, Risiko Kecelakaan Lalu Lintas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja terhadap risiko kecelakaan lalu lintas dengan tingkat konsentrasi SDM sebagai variabel mediasi pada karyawan pabrik di Purwakarta. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya tekanan kerja pada sektor industri yang berpotensi menurunkan konsentrasi karyawan saat berkendara, sehingga dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan karyawan perusahaan manufaktur di Purwakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan pendekatan proportionate stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja, tingkat konsentrasi SDM, dan risiko kecelakaan lalu lintas berada pada kategori cukup baik. Secara parsial, stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko kecelakaan lalu lintas, serta berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat konsentrasi SDM. Tingkat konsentrasi SDM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap risiko kecelakaan lalu lintas. Selain itu, tingkat konsentrasi SDM mampu memediasi pengaruh stres kerja terhadap risiko kecelakaan lalu lintas secara parsial. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan stres kerja dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, baik secara langsung maupun melalui penurunan tingkat konsentrasi SDM. Oleh karena itu, pengelolaan stres kerja dan peningkatan konsentrasi karyawan perlu dilakukan untuk mendukung keselamatan kerja.

References

Ebiai, A. E., & Mgbeanuli, C. C. (2023). Driving behavior and work stress as predictors of road traffic accidents in Borno State, Nigeria. European Journal of Educational and Development Psychology, 11(2), 1–6.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2019). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). Sage Publications.

Madina, R., Russeng, S. S., Thamrin, Y., Muis, M., & Wahiduddin. (2025). The influence of individual characteristics and job factors on traffic accidents through work stress. Salud, Ciencia y Tecnología, 5, 2036.

Marcia, Kusumapradja, R., & Mustikawati, I. S. (2024). Safety knowledge and work environment affect accidents: The role of safety behavior. Healthsains, 5(9), 696.

Montoro, L., Useche, S., Alonso, F., & Cendales, B. (2018). Work environment, stress, and driving anger. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(3), 497.

Napitu, R. F. H., Wahyuni, I., & Kurniawan, B. (2020). Hubungan stres kerja dengan kecelakaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 8(4), 503–510.

Qiang, W., & Li, F. (2024). The mediating effect of stress appraisal on aggressive driving. SSRN Electronic Journal.

Rusmayanti, & Cipta. (2024). Analisis beban kerja dan kewaspadaan individu. Jurnal Manajemen dan Keselamatan Kerja, 5(1), 12–25.

Useche, S., Cendales, B., Alonso, F., & Serge, A. (2017). Job stress and traffic crashes. American Journal of Applied Psychology, 5(1), 25–32.

Downloads

Published

2026-09-11

How to Cite

Kemala Sari, I., & Anton Budi Santoso. (2026). Pengaruh Stres Kerja terhadap Risiko Kecelakaan Lalu Lintas dengan Tingkat Konsentrasi SDM Sebagai Variabel Mediasi. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 8(1), 83–89. https://doi.org/10.38035/jemsi.v8i1.9461

Most read articles by the same author(s)