Strategi Lawful Interception dalam Mendeteksi Ancaman Separatis Bersenjata di Papua
DOI:
https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i3.8163Keywords:
Lawful Interception, threats, national securityAbstract
Ancaman separatis bersenjata Papua merupakan ancaman akut yang membutuhkan penanganan cepat melalui akses informasi yang akurat. Pendekatan Lawful Interception, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, berperan penting dalam mendeteksi dan menanggulangi ancaman tersebut. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan wawancara semi terstruktur dan studi literatur. Fokus penelitian mencakup karakter ancaman separatis bersenjata Papua, implikasinya terhadap keamanan nasional, dan strategi Lawful Interception dalam proses deteksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Lawful Interception memegang peran penting dalam operasi intelijen di Papua, karena mampu menghasilkan informasi yang langsung dapat digunakan untuk mendeteksi dan mencegah aksi dari kelompok separatis bersenjata. Namun demikian, keberhasilan strategi Lawful Interception sangat bergantung pada sinergi kelembagaan untuk mencapai tujuan operasi dengan cara dan sarana yang dimiliki.
References
Anugerah, B. (2019). Papua : Mengurai Konflik dan Merumuskan Solusi. Jurnal Lemhanas RI, 23, 51–65. https://doi.org/https://doi.org/10.55960/jlri.v7i4.111
Arsyad, S. (2025). KKB Serang Kepala Komnas HAM Papua, Pelaku Lepaskan 4 Kali Tembakan. DetikSulsel. https://www.detik.com/sulsel/hukum-dan-kriminal/d-7888263/kkb-serang-kepala-komnas-ham-papua-pelaku-lepaskan-4-kali-tembakan
Artya, A., Priyanto, S., & Subandi, I. (2025). Interception at A Crossroads: Juridical And Strategic Perspectives on Wiretapping In Indonesia's Counter-Terrorism Framework In The Digital Era. Journal of Law, Politic and Humanities, 6(1), 711-725. https://doi.org/10.38035/jlph.v6i1
Aswara, D. (2024). Pemerintah Lanjutkan Operasi Damai Cartenz di Tahun 2025. Tempo. https://www.tempo.co/hukum/pemerintah-lanjutkan-operasi-damai-cartenz-di-tahun-2025-1179887
Bernal, P. (2016). Data gathering, surveillance and human rights: recasting the debate. Journal of Cyber Policy, 1(2), 243–264. https://doi.org/10.1080/23738871.2016.1228990
Butarbutar, R. M., Mulyono, & Suswantoro, T. A. (2024). Analisis Yuridis terhadap Penyelesaian Tindak Pidana yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Wilayah Papua dalam Perspektif Keadilan. Indonesian Research Journal on Education, 4(3), 1507–1511. https://irje.org/index.php/irje
Buzan, B. (1983). People, States, and Fear: The National Security Problem in International Relations. In International Journal (Vol. 40, Issue 4). John Spiers. https://doi.org/10.2307/40202323
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches Fifth Edition. In H. Salmon (Ed.), Writing Center Talk over Time. SAGE Publications, Inc. https://doi.org/10.4324/9780429469237-3
Dalimunthe, A. P. (2024). Legality Of The Practice Of Wiretapping Methods Against Perpetrators Of Criminal Acts Of Corruption In The Provisions Of The Law On Criminal Acts Of Corruption In The Provisions Of The Law On Criminal Acts Of Corruption. Al Qanun: Jurnal Kajian Sosial Dan Hukum Islam, 05(02), 80–92. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/alqanun
Detikcom, T. (2024). 7 Fakta Akhir Penyanderaan Kapten Philip Pilot Susi Air. Detik.Com. https://news.detik.com/berita/d-7551671/7-fakta-akhir-penyanderaan-kapten-philip-pilot-susi-air
Detikcom, T. (2025). 5 Fakta Baru 15 Pendulang Emas Dibunuh KKB di Papua. Detik.Com. https://news.detik.com/berita/d-7870934/5-fakta-baru-15-pendulang-emas-dibunuh-teroris-kkb-di-papua
Don McDowell. (2009). Strategic Intelligence: A Handbook for Practitioners, Managers and Users Revised Edition Series Editor : Jan Goldman.
Griebel, C., & Hohl Zürcher, F. (2023). The work of intercept interpreters in lawful communication surveillance: A daily trade-off between formal requirements and informal needs. International Journal of Law, Crime and Justice, 74(December 2022), 100609. https://doi.org/10.1016/j.ijlcj.2023.100609
Gumelar, L. M. A., Putri, R. W., & Amrullah, R. (2025). Pendekatan Hukum Humaniter terhadap Kegiatan Operasional TNI dalam Menangani Separatisme Bersenjata di Papua. Indonesian Journal of Law and Justice, 2(4), 1–17. https://doi.org/https://doi.org/10.47134/ijlj.v2i4.3978
Hartono, M., Mado, A., & Kususunanto, A. (2024). Illegal Firearms Distribution in Support of Papuan Separatist Movement. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 7(3), 1290–1301. https://doi.org/10.24815/jr.v7i3.40366
Irfan, A., Ramadhanti, N., Irfansyah, Azzahra, P. F., Saufi, M., & Dzikri, L. (2024). Pengkerdilan Tindakan Aparat terhadap KKB Papua : Dilema Penegakan HAM dalam Kasus KKB Papua. IN RIGHT: Jurnal Agama Dan Hak Azazi Manusia, 13(1). https://doi.org/https://doi.org/10.14421/tv4x2n75
Ismail, M. (2023). Digital Policing ; Studi Pemanfaatan Teknologi Dalam Pelaksanaan Tugas Intelijen Kepolisian untuk Mencegah Kejahatan Siber (Cybercrime). Jurnal Ilmu Kepolisian, 17(3). https://doi.org/10.35879/jik.v17i3.428
Jacobs, B. (2020). Maximator: European signals intelligence cooperation, from a Dutch perspective. Intelligence and National Security, 35(5), 659–668. https://doi.org/10.1080/02684527.2020.1743538
Kaisupy, D. A., & Maing, S. G. (2021). Proses Negosiasi Konflik Papua: Dialog Jakarta-Papua. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 10(1), 82. https://doi.org/10.23887/jish-undiksha.v10i1.27056
Kent, S. (1949). Strategic Intelligence for American World Policy. In Princeton University Press.
Khozin, M. N., & Sari, N. A. M. (2025). Upaya Polri dalam Melakukan Penegakan Hukum Terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata di Wilayah Papua Tengah. Journal Humaniora: Jurnal Hukum Dan Ilmu Sosial, 03(01), 69–78.
Koibur, S. (2024). Evaluasi Pemekaran 6 Provinsi di Papua: Studi Pandangan Tokoh Adat Papua. Syntax Admiration, 5(10), 3914–3922.
Komnas HAM RI Perwakilan Papua. (2023). Laporan Tahunan Komnas HAM RI Perwakilan Papua 2022. https://www.komnasham.go.id/files/20230606-laporan-tahunan-komnas-ham-ri--$1BPS.pdf
Krisna, D. G. A., Widiati, I. A. P., & Karma, N. M. S. (2025). Implikasi Penggunaan Alat Sadap “ Zero - Click ” dalam Penanganan Kasus Cyber Crime Pendahuluan. 7(1), 13–22. https://doi.org/https://doi.org/10.22225/jah.7.1.2025.13-22
Kurnianto, T. A., Santoso, P., & Utama, A. P. (2022). Upaya Indonesia Mencegah Konflik Papua dengan Pendekatan Mediasi Humanistik. Jurnal Ilmu Kepolisian, 16(2), 149–156. https://doi.org/10.35879/jik.v16i2.356
Latif, S. A., Arsy, M., & Shiddiqy, A. (2023). Dinamika Konflik dan Jejak Perdagangan Senjata Di Tanah Papua. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 6(4), 851–865. https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/ganaya
Lykke Jr, A. (1989). Military Review. In US Army Command and General Staff College.
Madani, R., & Siregar, D. (2022). PENGARUH PENYADAPAN TERHADAP PERKARA KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI. Jurnal Ilmiah Publika, 10(2).
Mulya, A., Marzuki Ismail, R. Bayu Yuliantoro, & Heriyanto Kandati. (2022). Dampak Implementasi Lawfull Interception pada Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Formosa Journal of Multidisciplinary Research, 1(2), 367–382. https://doi.org/10.55927/fjmr.v1i2.551
Nugroho, K. A., Deksino, G. R., Nugroho, A. D., & Kamarani, S. (2023). Analisis Sejarah dan Kontemporer Gerakan Separatisme di Indonesia. Jurnal Kewarganegaraan, 7(1), 95–100. http://journal.upy.ac.id/index.php/pkn/article/view/4699
Nuraini, P. S., Anditya, A. W., & Pengleang, R. (2023). PANDANGAN HUKUM NASIONAL DAN INTERNASIONAL TERHADAP ORGANISASI PAPUA MERDEKA: KRIMINAL ATAU BELLIGERENT? Tirtayasa Journal of International Law, 2(2), 158–176. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.51825/tjil.v2i2.19714
Nurfajriani, W. V., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Sirodj, A., & Afgani, M. W. (2024). Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 826–833. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.13929272
Pamungkas, C. (2020). Menelusuri Akar Konflik dan Kebijakan Damai di Tanah Papua. Antropologi Indonesia, 40(2). https://doi.org/10.7454/ai.v40i2.12217
Patiran, G., Muriman Setyabudi, C., & Mayastinasari, V. (2022). To Win the Heart and Mind the People of Papua: Fungsi dan Peran BRIMOB Dalam Operasi Damai Cartenz 2022. Jurnal Civic Hukum, 7(2), 211–223. https://doi.org/https://doi.org/10.22219/jch.v7i2.22481
Prasetyo, E. A., Lasmadi, S., & Erwin. (2024). Pertanggungjawaban Pidana dan Penerapan Mens Rea Dalam Tindak Pidana Intersepsi di Indonesia. Hukum Responsif, 15(2), 295–307. http://jurnal.ugj.ac.id/index.php/Responsif
Prasetyo, S. A., Sutanto, R., & Timur, F. G. C. (2024). Terminologi Terorisme Papua Barat dan Strategi Penanganannya. Jurnal Kewarganegaraan, 8(1).
Prunckun, H. (2015). SCIENTIFIC METHODS OF INQUIRY FOR INTELLIGENCE ANALYSIS. In J. Goldman (Ed.), Rowman & Littlefield (Second Edi).
Putro, T. W. A. (2024). Implementasi Big Data dan Artificial Intelligence Untuk Meningkatkan Kemampuan Intelijen TNI. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(6), 2864–2872. https://doi.org/https://doi.org/10.38035/rrj.v6i6
Rahmat, A. (2016). Legalitas Penyadapan Dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 11(2), 239–249.
Ramdhan, T. N., Ambang Sugiri, & Yuliati. (2022). Dinamika Regulasi Penyadapan dalam Undang-Undang dan Putusan Mahkamah Konstitusi. Media Iuris, 5(3), 529–556. https://doi.org/10.20473/mi.v5i3.34204
Ramdhan, T. W. (2025). METODE PENELIATIAN KUALITATIF (Teori, Teknik, dan Aplikasi) (Junaidi (ed.)). Press STAI Darul Hikmah Bangkalan.
Richterova, D. (2018). Terrorists and revolutionaries: The achilles heel of communist surveillance. Surveillance and Society, 16(3), 277–297. https://doi.org/10.24908/ss.v16i3.6958
Rohim, N. (2015). Optimalisasi Otonomi Khusus Papua Dalam Peningkatan Kesadaran Hukum Masyarakat Guna Meredam Konflik Dan Kekerasan. FIAT JUSTISIA:Jurnal Ilmu Hukum, 8(1), 80–100. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v8no1.289
Rouw, A., Hadi, T. W., K, B. T. H., & Hadi, S. (2014). Analisis Variasi Geografis Pola Hujan di Wilayah Papua Geographic Variation Analysis of Rainfall Pattern in Papua Region. Jurnal Tanah Dan Iklim, 38(1), 25–34.
Samad, M. Y., Persadha, P., Permatasari, D. A., Supriyadi, A. A., Prihanto, Y., & Dhae Ue, E. (2023). Analisis Intelijen Terhadap Manfaat Penginderaan Jauh dalam Memahami Aksi Kelompok Separatis di Indonesia Guna Mendukung Sistem Pertahanan Negara. Jurnal Keamanan Nasional, IX(1), 55–74.
Setiawan, A. B. (2018). PENGEMBANGAN KEBIJAKAN TERHADAP PENYEDIAAN LAYANAN APLIKASI DAN KONTEN PADA EKOSISTEM DIGITAL MELALUI OVER THE TOP. Jurnal Penelitian Pos Dan Informatika, 8(2), 169–185. https://doi.org/10.17933/jppi.2018.080206
Setiawanty, I. (2025). TPNPB OPM Klaim Tembak Tujuh Anggota Militer di Intan Jaya. Tempo.Co. https://www.tempo.co/hukum/tpnpb-opm-klaim-tembak-tujuh-anggota-militer-di-intan-jaya-1314642
Sianipar, R. E. (2024). Kebijakan dan Tantangan BNPT dalam Pencegahan Terorisme di Indonesia. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM. http://digilib.iblam.ac.id/id/eprint/1432%0A
Sihaloho, R. A. H., Hanita, M., & Pamungkas, C. (2022). NARASI DIALOG DAMAI PAPUA-JAKARTA DALAM BINGKAI KETAHANAN NASIONAL DAN IMPLEMENTASINYA. Jurnal Masyarakat Indonesia, 48(1), 93–103. https://doi.org/https://doi.org/10.14203/jmi.v48i1.1184
Sinen, K., Sasmitha Ningrum, A., & Angela Kabes, O. (2022). Strategi Pemerintah Dan Masyarakat Dalam Menjemput Daerah Otonomi Baru Papua Barat Daya Pemekaran Provinsi Papua Barat. JISIP UNJA (Jurnal Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Jambi), 6(2), 45–54. https://doi.org/10.22437/jisipunja.v6i2.20844
Strangio, S. (2023). Papuan Separatists Ambush Indonesian Forces Searching for Kidnapped Pilot. The Diplomat. https://thediplomat.com/2023/04/papuan-separatists-ambush-indonesian-forces-searching-for-kidnapped-pilot/
Sukarno, I. (2014). Ilmu Intelijen (I. Fahmi (ed.)). Prenadamedia Group.
Suropati, U. (2018). Solusi Komprehensif Menuju Papua Baru : Penyelesaian Konflik Papua Secara Damai , Adil dan Bermartabat. Jurnal Lemhanas RI, 7(1), 73–89. https://doi.org/https://doi.org/10.55960/jlri.v7i1.52
Syamiajaya, N. A., Halkis, M., Dohamid, A. G., & Gibran, M. N. (2024). Peran Intelijen dan Model Counterinsurgency Dalam Menghadapi Ancaman Insurgensi di Papua Melalui Mystic Diamond. Jurnal Kewarganegaraan, 8(1), 225–238.
Syamsir, R., & Rohman, S. (2022). Strategies and Policies in Enforcement of Security, Human Rights and Development in Papua. Journal of Terrorism Studies, 4(1). https://doi.org/10.7454/jts.v4i1.1042
Taskarina, L., & Veronika, N. W. (2021). Penal Populism in The Changing Status of Papuan Criminal Armed Group (KKB Papua) into A Terrorist Organization. Jurnal Ilmu Sosial Politik Dan Humaniora, 5(2), 16–31. https://doi.org/10.36624/jisora.v4i2.56
Wabiser, Y. D. (2020). Papua Dari Pemekaran ke Pemekaran. In Ridwan, A. A. R, & N. Rismawati (Eds.), Widina Bhakti Persada Bandung. Widina Bhakti Persada Bandung.
Warren, I., Mann, M., & Molnar, A. (2020). Lawful illegality: Authorizing extraterritorial police surveillance. Surveillance and Society, 18(3), 357–369. https://doi.org/10.24908/ss.v18i3.12795
Wibawa, G. S., Hanita, M., & Purwanto, W. H. (2022). ANALISIS POLA PROPAGANDA TERKAIT ISU RASISME PAPUA DI RUANG SIBER. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(5), 1561–1570. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31604/jips.v9i5.2022.1561-1570
Windani, A. I., & Suryo, A. (2025). Analisis Strategi Pertahanan Indonesia Menghadapi Ancaman Separatisme di Wilayah Papua. Jurnal Kewarganegaraan, 9(1), 5–9.
Wiratama, T., Hendra, A., & Andries. (2024). Strategi Smart Power dalam Menghadapi Ancaman Gerakan Organisasi Papua Merdeka Guna Mendukung Keamanan Nasional. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 7(2), 688–706. https://doi.org/10.34007/jehss.v7i2.2369
Zulfikar, Mulyadi, & Aminulloh, M. (2023). Penanganan Tersangka Kelompok Separatis Dalam Mewujudkan Perlindungan Hak Asasi Manusia Berdasarkan Prinsip Keadilan (Studi Kasus Penugasan Daerah Papua). Jurnal Living Law, 15(2), 166–177. https://doi.org/https://doi.org/10.30997/jill.v15i02.9537
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Julius Oksy Pusptio Hadi, Kristin Elisa Natalia Tambunan, Pratama Dahlian Persadha, Budi Prasetyono, Uli Rohana Siregar, Asep Kususanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di JIHHP.













































