Implementasi Traffic Attitude Record (TAR) dalam Transformasi Digital Penegakan Hukum Lalu Lintas untuk Penguatan Budaya Patuh Hukum Berlalu Lintas

Authors

  • Raden Slamet Santoso Korlantas Polri, Jakarta, Indonesia
  • Saliman Saliman Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia
  • Bima Purba Tangkas Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i4.8559

Keywords:

Traffic Attitude Record (TAR), Budaya patuh, Lalu lintas

Abstract

Tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang didominasi oleh faktor human error, rendahnya budaya patuh hukum berlalu lintas, serta belum optimalnya implementasi penegakan hukum berbasis teknologi melalui ETLE yang memerlukan penguatan melalui sistem Traffic Attitude Record (TAR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Traffic Attitude Record (TAR), hambatan implementasi, serta solusi dalam meningkatkan budaya patuh hukum berlalu lintas kendaraan bermotor di Kota Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di Kota Yogyakarta. Subjek penelitian ditentukan secara purposive meliputi personel Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, petugas lalu lintas, masyarakat pengguna jalan, dan pihak terkait implementasi TAR. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TAR menjadi bagian dari transformasi digital penegakan hukum lalu lintas yang terintegrasi dengan ETLE dan Demerit Point System (DPS) dalam membangun budaya patuh hukum berlalu lintas di Kota Yogyakarta. TAR berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran, kedisiplinan, dan kontrol sosial masyarakat melalui sistem pencatatan perilaku berkendara berbasis data. Namun, implementasi TAR masih menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan kamera ETLE, inkonektivitas data, keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya kesadaran masyarakat, meningkatnya jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan, serta resistensi sosial terhadap sistem pengawasan digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan integrasi sistem digital lalu lintas, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi sosialisasi dan edukasi tertib berlalu lintas, penguatan kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, serta rekonstruksi kebijakan TAR yang lebih adaptif, humanis, dan berkelanjutan dalam mendukung pembentukan budaya patuh hukum berlalu lintas.

References

Adi, R. I. (2008). Intervensi Komunitas Pengembangan Masyarakat sebagai Upaya Pencegahan Kejahatan di Wilayah Pengembangan Jembatan Surabaya-Madura. Raja Grafindo Persada.

Anisa Nurhasanah, Haldini Reygita, & Salsa Nabila Marcella Kalalo. (2024). Pengaruh Teknologi Modern Terhadap Moralitas Dan Tanggung Jawab Siswa Sekolah Dasar. Student Scientific Creativity Journal, 2(1), 175–186. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v2i1.2701

Badan Pusat Statistika (BPS). (2025). Kota Yogyakarta Dalam Angka.

Cullen, F. ., Agnew, & Wilcox, P. (2018). Criminological theory: Past to present. Oxford University Press.

Dimas Sulistiyo, R., & Shihab, M. R. (2023). Transformasi Digital dalam Pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM): Studi Kasus Korlantas Polri. Technomedia Journal, 8(2SP), 189–204. https://doi.org/10.33050/tmj.v8i2sp.2064

Direktorat Lalu Lintas Polda DIY. (2025). Laporan Tahunan 2024 Satuan Lalu Lintas.

Endri, & Elsera, M. (2020). Makna Keteraturan Berlalu Lintas (Studi Budaya Berlalu Lintas Masyarakat Tanjungpinang Dalam Perspektif Sosiologi Hukum). Jurnal Selat, 4(1), 33–52. http://ojs.umrah.ac.id/index.php/selat/article/view/150

Faris, Moza, A., Jaelani, E., & Bisri, H. (2025). Penerapan Integrated Node Capture Attitude Record Terhadap Pelanggaran Lalu Lintas Di Wilayah Polres Trenggalek. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 4(2), 31–112. https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/awtjhpsa/article/view/2833.

Firmansyah, S., & Hasanah, S. U. (2021). Pengembangan Budaya Kesadaran Hukum Berlalu lintas. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 5(1), 123–136.

Hafid, Numan Sofari, et al. (2024). Penerapan Teori Pidana dalam Pencegahan dan Penanggulangan Kriminalitas. AIN Langsa Journals, 10(1), 85–104.

Hayati, N. N., Suartini, N. N., Wicaksono, A., Fibriani, I., Firmansyah, M., & Sulistyono, S. (2019). Evaluasi Pelaporan Kamseltibcar Lantas Dalam Mendukung Pelaporan Dekade Aksi Keselamatan Jalan Evaluation of Kamseltibcar Lantas Reports in Support of Reporting on Decades of Road Safety Action. Journal of Indonesia Road Safety, 2(1), 1–10.

Kristanto, Atmaja, Effendi, Zuanda, Anton, & Wijaya. (2024). Analisis Teori Kontrol Sosial Terhadap Seks Bebas di Kalangan Remaja Sekolah Menengah Atas (SMA). EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(3), 928–934. https://doi.org/https://doi.org/10.56799/ekoma.v3i3.3142

Kurniawan, G. P., Shalikhah, S. Z., Shofiati, H., Azizah, N. N., & Mochtar, M. (2021). Analisis Permasalahan Transportasi di Perkotaan: Studi Kasus pada Kawasan Perkotaan Yogyakarta. Jurnal Tana Mana, 2(1), 44–49. https://doi.org/10.33648/jtm.v2i1.119

Mahdalena, & Yusuf, M. (2017). Kecenderungan Lemahnya Kontrol Sosial Menjadi Determinan Kenakalan Remaja. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(2), 590–596.

Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia Korps Lalu Lintas. (2023). Naskah Akademik Kajian Pengadaan Sistem Traffic Attitude Record (Tar) Korps Lalu Lintas Polri.

Mayastinasari, V., Lufpi, B., & Earlyanti, N. I. (2018). Strategi Penguatan Budaya Etik Berlalu Lintas. Journal of Indonesia Road Safety, 1(3), 157. https://doi.org/10.19184/korlantas-jirs.v1i3.15010

Natasya, Rodia, S., Ruslan, & Sanusi. (2021). Kontrol Keluarga Terhadap Pencegahan Kenakalan Remaja. Sosiolium, 1(3), 83–88.

Putro, S. (2009). Pemodelan Tingkat Pelayanan Jalan ( Level Of Services ) Berbasis Sistem Informasi Geografis Untuk Mengurai Kemacetan Lalu Lintas Kota Semarang Drs . Saptono Putro , M . Si Jurusan Geografi FIS - UNNES Abstrak Jurnal Geografi Seperti negara berkembang pada. Jurnal Geografi, 6(2), 111–120.

Salsabila, S. S., Rohmadani, A. I., Mahmudah, S. R., Fauziyah, N., & Sholihatien, R. A. N. (2022). Tantangan Pendidikan Multikultural di Indonesia di Zaman Serba Digital. Anwarul, 2(1), 99–110. https://doi.org/10.58578/anwarul.v2i1.309

Soekanto, S. (2009). Sosiologi Suatu Pengantar. Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Dan Pengembangan Research and Development. Alfabeta CV.

Senior Leaders Forum. (2018, October 23). Implementasi road safety menuju zero accident [Forum presentation]. Indonesian Room, Shangri-La Hotel.

Zambon F, U, F., & C, V. (2007). vidence-based policy on road safety: the effect of the demerit points system on seat belt use and health outcomes. Journal of Epidemiology & Community Health, 61, 877–881.

Downloads

Published

2026-06-20

How to Cite

Santoso, R. S., Saliman, S., & Tangkas, B. P. (2026). Implementasi Traffic Attitude Record (TAR) dalam Transformasi Digital Penegakan Hukum Lalu Lintas untuk Penguatan Budaya Patuh Hukum Berlalu Lintas. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora Dan Politik, 6(4), 3258–3268. https://doi.org/10.38035/jihhp.v6i4.8559