Peran Sistem Ekspor Satu Pintu dalam Memanfaatkan Pelemahan Rupiah sebagai Momentum Peningkatan Ekspor Nasional: Sebuah Analisis Kebijakan

Authors

  • Nur Elfitraini STIE Bangkinang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/jimt.v7i6.9672

Keywords:

Sistem Ekspor Satu Pintu, Nilai Tukar Rupiah, Ekspor Non-Migas, Perdagangan, Analisis Kebijakan

Abstract

Pelemahan rupiah secara teoritis membuka peluang peningkatan daya saing ekspor Indonesia, namun fragmentasi prosedur dan regulasi ekspor lintas kementerian /lembaga menghambat pemanfaatan peluang tersebut. Sistem Ekspor Satu Pintu (SESP) hadir sebagai instrumen fasilitas perdagangan yang mengintegrasikan layanan ekspor dalam satu platform digital terpadu. Penelitian ini menganalisis peran SESP dalam memfasilitasi pemanfaatan momentum depresiasi rupiah untuk meningkatkan kinerja ekspor nasional, menggunakan pendekatan kajian normatif-yuridis, analisis data sekunder 2015-2024, dan strudi literatur komprehensif. Kajian mencakup desain implementasi SESP, hubungan nilai tukar-ekapor, mekanisme transmisi SESP, serta faktor penentu efektivitasnya. Hasil Menunjukkan pelemahan rupiah berdampak posistif terhadap ekspor non-migas dengan lag 1-2 kuartal, namun belum optimal akibat tingginya biaya dan waktu kepatuhan ekspor. SESP yang terimplementasi baik mampu memangkas waktu pengurusan dokumen 40-60% dan biaya kepatuhan hingga 30%, memperkuat transmisi depresiasi rupiah ke kinerja ekspor. Namun, kesenjangan digital, resistensi kelembagaan, dan rendahnya adopsi UMKM masih membatasi efektivitasnya.

References

Anderson, J. E., & van Wincoop, E. (2004). Trade cost. Journal of Economic Literature, 42(3), 691–751.

Anggarini, Y., & Hartadi, B. T. (2023). Pengaruh implementasi National Single Window terhadap biaya ekspor UMKM di Indonesia. Jurnal Manajemen Teknologi, 22(3), 220–237.

ASEAN Secretariat. (2023). ASEAN Single Window implementation report 2023. ASEAN Secretariat.

Auboin, M., & Ruta, M. (2013). The relationship between exchange rates and international trade: A literature review. World Trade Review, 12(3), 577–605.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020–2024. Bappenas.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik perdagangan luar negeri Indonesia: Ekspor 2023. BPS.

Balassa, B. (1965). Trade liberalisation and revealed comparative advantage. The Manchester School, 33(2), 99–123.

Bank Indonesia. (2023). Dampak pelemahan rupiah terhadap neraca perdagangan: Perspektif J-Curve. Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan, 26(1), 1–28.

Bank Indonesia. (2024). Laporan perekonomian Indonesia 2023. Bank Indonesia.

Berikut daftar pustaka lembaga/laporan resmi dalam format APA (edisi ke-7):

Cahyani, R. R., & Achsanta, A. F. (2023). Trade facilitation dan daya saing ekspor produk unggulan Indonesia. Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan, 17(1), 83–108.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. (2024). Laporan tahunan 2023. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Dornbusch, R. (1976). Expectations and exchange rate dynamics. Journal of Political Economy, 84(6), 1161–1176.

Enders, W. (2015). Applied econometric time series (4th ed.). Wiley.

Faisal, M. (2023). Reformasi birokrasi perdagangan: Kajian atas Sistem Ekspor Satu Pintu. Jurnal Kebijakan Publik, 12(1), 18–35.

Fitriani. (2022). Sistem Ekspor Satu Pintu sebagai instrumen fasilitasi perdagangan: Analisis regulasi dan implementasi. Jurnal Hukum Bisnis, 41(3), 235–252.

Frankel, J. A. (2022). Monetary policy and exchange rate volatility in a small open economy (NBER Working Paper No. 25074). National Bureau of Economic Research.

Ghozali, I. (2023). Aplikasi analisis multivariat dengan program IBM SPSS 29. UNDIP Press.

Granger, C. W. J. (1969). Investigating causal relations by econometric models and cross-spectral methods. Econometrica, 37(3), 424–438.

Hartono, S. (2023). Kebijakan perdagangan internasional Indonesia: Retrospeksi dan prospek. Jurnal Ekonomi & Bisnis Indonesia, 38(1), 1–20.

Heckscher, E. (1919). The effect of foreign trade on the distribution of income. Ekonomisk Tidskrift, 21, 497–512.

Hermawan, W. (2023). Exchange rate pass-through to export prices: Evidence from Indonesian manufacturing. Ekonomi dan Keuangan Indonesia, 69(1), 22–41.

Indonesia Eximbank/LPEI. (2023). Kajian pembiayaan ekspor UMKM Indonesia 2023. LPEI.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. (2024). Laporan pelaksanaan kebijakan pemerintah di bidang perdagangan dan investasi 2023. Kemenko Perekonomian.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2023). Pedoman ekspor Indonesia: Panduan lengkap bagi eksportir. Kemendag RI.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2024). Laporan kinerja Kementerian Perdagangan tahun 2023. Kemendag RI.

Khoironi, R. N., & Santoso, T. (2022). Analisis pengaruh nilai tukar rupiah terhadap ekspor non-migas Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 22(2), 115–130.

Krugman, P. (1979). Increasing returns, monopolistic competition, and international trade. Journal of International Economics, 9, 469–479.

Krugman, P. R., Obstfeld, M., & Melitz, M. (2022). International economics: Theory and policy (11th ed.). Pearson.

Kurniati, Y., Prasmuko, A., & Yanfitri. (2007). Determinan FDI: Faktor-faktor yang menentukan investasi asing langsung (Working Paper Bank Indonesia No. WP/07/2007). Bank Indonesia.

Kusuma, H., & Rejekiningsih, T. W. (2022). Dampak depresiasi nilai tukar rupiah terhadap kinerja ekspor Indonesia. Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, 5(1), 45–59.

Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia & Bank Indonesia. (2022). Profil bisnis usaha mikro, kecil dan menengah. LPPI-BI.

Maddala, G. S., & Kim, I.-M. (1998). Unit roots, cointegration, and structural change. Cambridge University Press.

Magee, S. P. (1973). Currency contracts, pass-through, and devaluation. Brookings Papers on Economic Activity, 1973(1), 303–325.

McCauley, R. N., & Shu, C. (2016). Non-deliverable forwards: 2013 and beyond. BIS Quarterly Review, March, 75–88.

Melitz, M. J. (2003). The impact of trade on intra-industry reallocations and aggregate industry productivity. Econometrica, 71(6), 1695–1725.

Noorsy. (2022). Politik hukum fasilitasi perdagangan Indonesia dalam kerangka WTO Trade Facilitation Agreement. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 52(4), 891–910.

Nugraheni, D., & Soelistyo, A. (2023). Evaluasi implementasi National Single Window dalam meningkatkan efisiensi ekspor. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 14(1), 77–94.

Organisation for Economic Co-operation and Development. (2021). Trade single window implementation: Review and recommendations. United Nations Conference on Trade and Development.

Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 155/PMK.04/2019 tentang Indonesia National Single Window. (2019). Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2018 tentang Indonesia National Single Window. (2018). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 84.

Primiana, I. (2009). Penggerak sektor riil UKM dan industri. Alfabeta.

Ramadhan, F. R. (2023). Pengaruh kurs rupiah, inflasi, dan PDB terhadap ekspor Indonesia tahun 2010–2022. Jurnal Ilmu Ekonomi, 11(3), 410–425.

Ricardo, D. (1817). On the principles of political economy and taxation. John Murray.

Sanderson, E., & Windmeijer, F. (2022). Trade facilitation measures and export performance. Asian Development Review, 39(1), 101–135.

Sanusi, A. (2023). Metodologi penelitian bisnis. Salemba Empat.

Shrestha, S. (2022). Trade facilitation measures and export performance: Evidence from South and Southeast Asia. Asian Development Review, 39(1), 101–135.

Sihombing, L. D., & Sinaga, J. (2023). Analisis daya saing ekspor produk manufaktur Indonesia pasca-depresiasi rupiah 2018–2022. Jurnal Perdagangan dan Industri, 8(2), 55–72.

Siregar, H. B., et al. (2023). Evaluasi sistem layanan perizinan ekspor terintegrasi: Studi kasus pada eksportir di Jawa Timur. Jurnal Aplikasi Manajemen, 21(2), 290–305.

Subagja, G., & Oktaviani, R. (2023). Sinergi kebijakan moneter dan perdagangan dalam mendorong ekspor non-migas Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, 12(20), 140–162.

Sugiarto, S., & Hartati, E. S. (2021). Ekonomi makro: Teori, analisis, dan kebijakan. LP3ES.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. (2014). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 45.

United Nations Economic Commission for Europe. (2025). Recommendation No. 33: Single window recommendation. UNECE.

World Bank. (2020). Doing business 2020: Comparing business regulation in 190 economies. World Bank Group.

World Trade Organization. (2023). World trade report 2023: Re-globalizing for a secure, inclusive and sustainable future. WTO.

Yusuf, A. A., & Warr, P. (2002). Fiscal policy and the current account in a small open economy: The case of Indonesia. Asian Economic Journal, 16(3), 247–266.

Published

2026-08-20

How to Cite

Elfitraini, N. (2026). Peran Sistem Ekspor Satu Pintu dalam Memanfaatkan Pelemahan Rupiah sebagai Momentum Peningkatan Ekspor Nasional: Sebuah Analisis Kebijakan. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 7(6), 2180–2191. https://doi.org/10.38035/jimt.v7i6.9672