Penerapan Siklus PDCA dalam Strategi Pencegahan dan Penanganan Perundungan: Studi Kasus Komparatif pada Dua SMP di Bandung
DOI:
https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i4.8418Keywords:
PDCA, Perundungan, Manajemen Mutu Pendidikan, Iklim SekolahAbstract
Perundungan di lingkungan sekolah merupakan masalah serius yang berdampak pada keamanan psikologis, keterlibatan belajar, dan kesejahteraan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan siklus Plan–Do–Check–Act (PDCA) dalam strategi pencegahan dan penanganan perundungan melalui studi kasus komparatif pada dua sekolah menengah pertama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah menerapkan strategi antiperundungan secara sistematis melalui tahapan PDCA, namun dengan pendekatan yang berbeda. Sekolah pertama menekankan internalisasi nilai melalui budaya religius dan pendidikan karakter, sedangkan sekolah kedua mengedepankan layanan konseling dan dukungan psikologis siswa. Pada tahap evaluasi, satu sekolah menerapkan sistem evaluasi terstruktur, sementara yang lain lebih adaptif berbasis kasus. Kedua sekolah menunjukkan kesamaan dalam penggunaan pendekatan restoratif pada tahap tindak lanjut. Temuan juga menunjukkan bahwa penerapan PDCA berkontribusi terhadap meningkatnya rasa aman, keterlibatan siswa, dan terciptanya lingkungan belajar yang lebih nyaman. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pendekatan berbasis nilai dan layanan dalam kerangka PDCA dapat menjadi strategi efektif dan berkelanjutan dalam menciptakan iklim sekolah yang aman dan kondusif.
References
Alonso-Rodríguez, I., Pérez-Jorge, D., Pérez-Pérez, I., & Olmos-Raya, E. (2025). Restorative practices in reducing school violence: a systematic review of positive impacts on emotional wellbeing. Frontiers in Education, Volume 10-2025. https://doi.org/10.3389/feduc.2025.1520137
Borualogo, I. S., Kusdiyati, S., & Wahyudi, H. (2022). Lesson Learned From the Olweus Bullying Prevention Program and KiVa: A Narrative Review. Buletin Psikologi, 30(1). https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.64929
Bradshaw, C. P. (2015). Translating research to practice in bullying prevention. American Psychologist, 70(4), 322. https://doi.org/https://doi.org/10.1037/a0039114
Cornell, D. G., & Mayer, M. J. (2010). Why Do School Order and Safety Matter? Educational Researcher, 39(1), 7–15. https://doi.org/10.3102/0013189X09357616
Creswell, J. W., & Guetterman, T. C. (2019). EDUCATIONAL RESEARCH: PLANNING, CONDUCTING, AND EVALUATING QUANTITATIVE AND QUALITATIVE RESEARCH (Sixth Edit). Pearson Education, Inc.
Dahlgaard, J. J., Kanji, G. K., & Kristensen, K. (2008). Fundamentals of total quality management. Routledge.
Espelage, D. L., & Swearer, S. M. (2010). Bullying in North American schools. routledge.
Faqih, A. (2023). Reoptimalisasi kebijakan hukum perlindungan anak dalam penanganan kasus perundungan (bullying) di Indonesia. Jurnal Fakta Hukum, 2(1), 1–7.
Fullan, M. (2016). The new meaning of educational change. Teachers college press.
Gaffney, H., Ttofi, M. M., & Farrington, D. P. (2021). What works in anti-bullying programs? Analysis of effective intervention components. Journal of School Psychology, 85, 37–56.
Hidayat, H. (2024). Synergy of Public Administration and Education in Efforts to Improve the Quality of Education in Indonesia. International Journal Administration, Business & Organization, 5(3), 85–92. https://doi.org/https://doi.org/10.61242/ijabo.24.439
Kurniawan, H. W., & Listyasari, W. (2025). Strategi manajemen sekolah untuk mencegah perundungan peserta didik. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(3 Agustus), 5141–5150.
Maslow, A. H. (1943). A theory of human motivation. Psychological Review, 50(4), 370. https://doi.org/https://doi.org/10.1037/h0054346
Merriam, S. (2009). Qualitative research: A guide to design and implementation san fransisco: John willey & sons inc.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications Sage CA: Los Angeles, CA.
Moen, R. D., & Norman, C. L. (2010). Circling back. Quality Progress, 43(11), 22.
Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Blackwell.
Patton, M. Q. (2014). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice. Sage publications.
Sallis, E. (2014). Total quality management in education. Routledge.
Smith, P. K., Mahdavi, J., Carvalho, M., Fisher, S., Russell, S., & Tippett, N. (2008). Cyberbullying: its nature and impact in secondary school pupils. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 49(4), 376–385. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/j.1469-7610.2007.01846.x
Swearer, S. M., Espelage, D. L., Vaillancourt, T., & Hymel, S. (2010). What Can Be Done About School Bullying?: Linking Research to Educational Practice. Educational Researcher, 39(1), 38–47. https://doi.org/10.3102/0013189X09357622
Thapa, A., Cohen, J., Guffey, S., & Higgins-D’Alessandro, A. (2013). A Review of School Climate Research. Review of Educational Research, 83(3), 357–385. https://doi.org/10.3102/0034654313483907
Ttofi, M. M., & Farrington, D. P. (2011). Effectiveness of school-based programs to reduce bullying: a systematic and meta-analytic review. Journal of Experimental Criminology, 7(1), 27–56. https://doi.org/10.1007/s11292-010-9109-1
Wang, M.-T., & Degol, J. L. (2016). School Climate: a Review of the Construct, Measurement, and Impact on Student Outcomes. Educational Psychology Review, 28(2), 315–352. https://doi.org/10.1007/s10648-015-9319-1
Wolke, D., & Lereya, S. T. (2015). Long-term effects of bullying. Archives of Disease in Childhood, 100(9), 879–885. https://doi.org/10.1136/archdischild-2014-306667
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications (Vol. 6). Sage Thousand Oaks, CA.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hendra Dermawan, Hidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS).








































































